Kompetisi

Dalam usaha mengkomposisikan jenis-jenis tanaman untuk kepentingan estetika, perlu diketahui bahwa hubungan sesama tanaman itu tidak selalu memberikan keharmonisan dan kebersamaaan. Bahkan ada pula jenis tanaman tertentu yang memerlukan bantuan tanaman tertentu pula, yaitu untuk perlindungan.
Pada dasarnya pertumbuhan tanaman yang ada di tempat yang sama dengan kebutuhan yang sama, serta ketersediaan akan kebutuhuan menyebabkan terjadinya persaingan atau kompetisi. Jadi, karena adanya kompetisi disebabkan kekurangan sumber energi atau sumber daya lainnya yang terbatas seperti sinar matahari, unsur hara, dan air.
Kompetisi ini disebut juga alelospoli. Kompetisi merupakan hubungan atau interaksi antar tanaman yang sejenis maupun berbeda jenis yang saling merugikan untuk mendapatkan keuntungan (kebutuhan hidup tanaman tersebut). Untuk bisa menyesuaikan diri terhadap persaingan itu, biasanya perkembangan tanaman itu menjadi tidak normal dan wajar, misalnya seperti mengerdil, etiolasi, dan menggugurkan daunnya.
Di dalam suatu ekosistem kompetisi dapat dibedakan menjadi dua macam, yakni :
a.         Intraspesifik, yaitu kompetisi yang terjadi antara dua individu atau lebih pada spesies atau jenis yang sama. Untuk mengatasi kompetisi ini dapat dilakukan dengan pengaturan jarak tanam.
b.        Interspesifik, yaitu kompetisi yang terjadi antara dua individu atau lebih pada spesies atau jenis yang berbeda. Untuk mengurangi kompetisi ini dapat dilakukan dengan pemilihan tanaman yang tepat.



SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post