Cara Membuat Pestisida Organik

Pestisida organik banyak sekali manfaatnya bagi pertanian kita selain murah, praktis, mudah dalam membuatnya juga ramah lingkungan. Selain memanfaatkan limbah kandang sapi juga urin sapinya biasa digunakan sebagai pupuk cair dan pestisida organik, dengan mencampurkan bahan tersebut dengan tanaman obat – obatan dan P – Bio sebagai salah satu bahan untuk memfermentasikan agar bahan tersebut bisa dipakai dilapangan.
Pestisida organik bagi produk pertanian yang sangat rendah risidu bahan kimia, disamping itu pestisida organik merupakan teknologi sederhana yang pembuatannya sangat mudah, dengan bahan yang cukup banyak tersedia di lingkungan. Sehingga penggunaan pestisida organik juga perlu dikembangkan pada kelompok tani. 
Ketersediaan bahan untuk pembuatan biopestisida dilingkungan petani cukup tersedia, tetapi belum  dimanfaatkan. Hal ini dikarenakan para petani belum tahu cara pembuatan biopestisida, petani hanya mengandalkan pestisida kimia. Padahal efek dari penggunaan pestisida kimia dapat merusak lingkungan hidup yang berakibat merugikan petani sendiri. Teknologi pembuatan biopestisida tergolong teknologi yang murah dan bisa dilakukan oleh petani.
Alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan pupuk organik cair adalah : ember, drum plastik, kayu pengaduk, empon-empon yang telah dihaluskan(lengkuas 1kg, kunyit 1 kg, jahe 1kg, temulawak 1 kg dan kencur 1kg), sambiloto yang telah dihaluskan 1kg, urine sapi 100 liter, P-Bio 1 liter dan tetes tebu 1 liter.
1.        Langkah kerja :
a.         P-Bio dan tetes tebu dimasukkan dalam ember plastik aduk hingga merata.
b.         Masukkan urine sapi kedalam drum plastik.
c.         Masukkan empon-empon yang telah dihaluskan dan larutan tetes tebu + P-Bio kedalam drum yang berisi urine.
d.        Aduk hingga merata.
e.         Lakukan fermentasi selama 14 hari dan lakukan pengadukan dua kali setiap hari.
f.          Setelah 14 hari pupuk cair telah siap dipakai dengan ciri-ciri larutan mempunyai aroma yang khas tidak berbau busuk.
2.        Cara Aplikasi di Lapangan
a.         Dosis pemakaian pestisida organik cair 250 ml / 14 liter air atau 250 ml /1 tangkai spraiyer.
b.         Cara aplikasi pestisida organik cair terhadap tanam yaitu disemprotkan di seluruh bagian tanaman secara merata.



SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post