Budidaya Kaktus


Siapa yang tidak kenal dengan tanaman kaktus? Tanaman berduri yang cukup indah kini banyak diminati dan dibudidayakan. Dalam budidaya kaktus sebenarnya tidaklah susah selama kita mau berusaha dan mempunyai kemauan. Bagi anda yang berminat untuk mengembangkan dan membudidayakan kaktus berikut beberapa cara perbanyakannya.

A.       Cara stek batang atau cabang
Perbanyakan kaktus dengan cara ini merupakan cara yang umum dilakukan karena caranya mudah. Tanaman yang tumbuh biasanya digunakan sebagai batang bawah ketika tanaman dilakukan secara grafting. Adapun langkah-langkah yang perlu dilakukan atau disediakan dalam perbanyakan tanaman secara stek adalah sebagai berikut :
1.    Membuat media tanam
Media tanam yang biasa digunakan adalah campuran pasir kasar, batang pakis yang dipotong-potong dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1, ditambah sedikit arang dan kapur sebanyak 2% dari total campuran.  Untuk menghindari hama penyakit ditambahkan Furadan 3G dan Dithane M45.
2.    Menyiapkan bahan stek
Setelah media tanam siap, langkah selanjutnya adalah menyiapkan tanaman atau bahan stek, yang biasa dipakai stek adalah potongan cabang dan anakan yang telah dipisahkan dari induknya. Pemotongan dialkukan dengan menggunakan pisau yang tajam dan steril, luka bekas potongan dicelupkan dalam larutan hormon tumbuh dan dicampur dengan fungisida.  Bahan stek dibiarkan sampai lukanya kering atau dibiarkan sampai keluar akar.
3.    Menanam stek
Langkah selanjutnya yaitu penanaman. Penanaman dilakukan setelah lukanya kering, dapat ditanam dalam pot, tanah maupun disemai dulu. Tempatkan di tempat yang teduh atau tidak terkena cayaha matahari langsung.
4.    Tanda-tanda stek yang hidup
Ciri tanaman yang tumbuh ditandai dengan ciri berikut yaitu tanaman tidak layu, penampilan tegar, segar berwarna hijau.

B.       Perbanyakan dengan anakan atau tunas
Mengambil anakan atau tunas yang tumbuh disekitar tanaman kaktus induk.  Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1.    Memilih jenis kaktus yang beranakan atau bertunas banyak
2.    Menyiapkan kertas atau busa yang berukuran sama dengan bidang lingkar batang anakan.  Kertas/busa tersebut dibalutkan pada bidang lingkar anakan, kemudian memisahkan anakan dari induk dengan cara memotong atau memetiknya.
3.    Anakan atau tunas yang telah dipisahkan dari tanaman induk dapat segera ditanam dalam pot yang telah disiapkan.
4.    Pot hasil perbanyakan diletakkan di tempat yang tidak terkena cahaya matahari langsung.

C.       Perbanyakan dengan penyambungan (Grafting)
Hasil perbanyakan dengan grafting merupakan yang paling laris di pasaran. Kenapa demikian? Karena, tanaman yang dihasilkan biasanya bentuknya bagus, serta unik. Adapun tujuan penyambungan sebagai berikut :
1.    Memperoleh jenis kaktus yang unik / abnormal dalam jumlah banyak dan dalam waktu singkat
2.    Memperoleh jenis kaktus dengan perakaran yang kuat, memiliki penampilan menarik, tahan terhadap hama penyakit, daya adaptasinya tinggi.
Nah, bagi yang ingin mengetahui langkah-langkah dan teknik penyambungan kaktus. Berikut adalah beberapa cara teknik penyambungan kaktus yang biasa dilakukan.
1.    Flat Grafting (sambung rata),
2.    Cleft grafting (sambung celah)
a.    Menyayat batang bawah yang ada dalam pot sekitar 10 – 15 cm.  Batang bawah dibentuk irisan seperti huruf V
b.    Menyayat batang atas yang telah dipilih sesuai dengan keinginan, dengan bentuk irisan seperti huruf V terbalik.
c.    Menyisipkan batang atas ke celah batang bawah
d.    Sambungan dikuatkan dengan tusukan lidi
e.    Menyiram media hingga cukup basah.
3.    Side grafting (sambung samping)
4.    Stab grafting (sambung tusuk)
5.    Seeding grafting (sambung tunas)
a.    Mengambil bibit kaktus di persemaian, dipotong akarnya
b.    Menyiapkan batang bawah, dipotong dengan pisau steril dengan arah rata , dikedua sisinya buat sayatan huruf V terbalik
c.    Bibit kaktus disatukan dengan batang bawah, sblm getah mengering.


Sumber : Floristry

SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post