5 JENIS TANAMAN OBAT

Jambu Biji (Psidium guajava)


a.         golongan simplesia  : Daun dan buah
b.        Nama daerah :  glima breueh, glimeu beru, galiman, masiambu, biawas, jambu biawas, jambu batu (sumatera), jambu klutuk, jambu krutuk, jhambu bhender (Jawa), kojabas (Nusa tenggara), kayawese (Maluku)
c.         kandungan bahan aktif/kimia
daun : tanin, eugenol (minyak atsiri), minyak lemak, dammar, zat samak, triterpinoid, asam apfel
d.        Khasiat : dapat mengobati berbagai macam penyakit yaitu diare, sariawan, kencing manis, ambein kembung pada anak, luka berdarah atau borok disekitar tulang
e.         Cara dan pelaksanaan formulasi :
Kencing manis     :
Bahan                   :  1 buah jambi biji, 3 gelas air
Pemakaian            : ambil 1 buah jambi biji yang masih mengkal dan dipotong-potong. Kemudian direbus dengan 3 gelas air hingga tinggal 1 gelas. Saring terlebih dahulu sebelum diminum 2 kali sehari.

Wortel (Daucuscarota L)


a.         golongan simplesia  : rimpang
b.        Nama daerah :  wortel, wortol, wertel, bortol (Jawa), Bortol (Sunda), Wortel, Ortel (Madura))
c.         kandungan bahan aktif/kimia : vitamin A, kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, besi,
d.        Khasiat : dapat mengobati berbagai macam penyakit seperti kejang jantung, eksim, cacing kremi, dan mata minus,
e.         Cara dan pelaksanaan formulasi :
Kejang jantung     :
Bahan                   :  3 umbi wortel, 2 sendok madu, dan 1 potong gula aren.
Pemakaian            : wortel dip[arut dan diperas dengan 2 gelas air, kemudian dioplos dengan bahan lainnya sampai merata. Diminum 1 kali sehari

Bangle (Zingiber casumounar)


a.         golongan simplesia  : Daun dan buah
b.        Nama daerah :  bengle (Jawa), panglai (Sunda), pandhiyang (Madura), banggele (Bali), mugle (Aceh), bale (Ujungpandang), paini (Bugis), bangelei, kekuniran, manglai (Minahasa), banggulai (Bima), unin makei, unin pakei (Ambon)
c.         kandungan bahan aktif/kimia : gom, mineral, albuminoid, lemak, getah yang pahit, sineol, pinnen dn sesguiterpen.
d.        Khasiat :    lemah jantung, ganguan syaraf, dan reumatik
e.         Cara dan pelaksanaan formulasi :
Lemah jantung     :
Bahan                   :  1 rimpang umbi bangle
Pemakaian            : diparut, kemudian ditambah dengan 1 gelas air masak dan diperas/disaring.lalu diminum sekaligus dan dilakukan secara teratur

Pepaya Jantan (Carica papaya L.)


a.         golongan simplesia  : Daun buah, biji akar,
b.        Nama daerah :  gedang (Sunda), kates (Jawa), peute, betik, ralempaya, punti kayu (Sumatera), pisang malaka, bandas, manjan (Kalimantan), kalujawa, padu (Nusa tengara), kapalay, unti jawa (Sulawesi)
c.         kandungan bahan aktif/kimia :   
daun         : enzim papain, alkaloid karpaina, pseudo karpaina,glikosid, karposid, dan saponin
d.        Khasiat :    dapat mengobati berbagai macam penyakit yaitu malaria dan demam, kulit melepuh karena panas, digigit ular berbisa, cacing gelang, jengkolan, menyembuhkan sakit pencernaan/buang air besar yang tidak teratur, maag, sariawan dan merangsang nafsu makan.
e.         Cara dan pelaksanaan formulasi :
Cacing gelang      :
Bahan                   :  2 sendok makan biji papaya ½ cangkir air panas,  1  sendok makan madu.
Pemakaian            : sediakan 2 sendok biji papaya, giling halus-halus dan seduh dengan ½ cangkir air panas, lalu ditambahkan 1 sendok makan madu. Minumlah cairan ini panas-panas.

Murbei (Morus alba L.)


a.        SINONIM
M. australis Poir., M.atropurpurea Roxb., M. constantinopalitana Poir., M. indica L., M.rubra Lour.
b.        KLASIFIKASI
Divisi                    :           Spermatophyta
Sub divisi             :           Angiospermae
Kelas                    :           Dicotyledonae
Bangsa                 :           Urticales
Suku                     :           Moraceae
Marga                   :           Morus
Jenis                     :           Morus alba L.
Nama umum         :           Murbei.
c.         NAMA DAERAH
Kerta(Gayo), kitau (Lampung). Murbei, besaran Jawa).
d.        KHASIAT
Daun bersifat pahit, manis, dingin, masuk meridian paru, dan hati. Berkhasiat sebagai peluruh kentut (karminatif), peluruh keringat (diaforetik), peluruh kencing (diuretik), mendinginkan darah, pereda demam (antipiretik), dan menerangkan penglihatan.
Buah bersifat manis, dingin, masuk meridian jantung, hati, dan ginjal. Memelihara darah dan “yin”, memperkuat ginjal, diuretik, peluruh dahak (ekspektoran), hipotensif, penghilang haus, meningkatkan sirkulasi darah dan efek tonik pada jantung.
Kulit akar bersifat manis, sejuk, masuk meridian paru. Berkhasiat sebagai anti asmatik, ekspektoran, diuretik, dan menghilangkan bengkak (detumescent).
Ranting bersifat pahit, netral, masuk meridian hati. Berkhasiat sebagai karminatif, antipiretik, analgesik, antireumatik, dan merangsang pembentukan kolateral.



SHARE THIS

Author:

Previous Post
Next Post