Jumat, 12 Juni 2015

Pemeliharaan Tanaman Bawang Merah

 
Pemeliharaan
1.        Pemupukan susulan 2-3 minggu dan 4-3 minggu setelah tanam berupa pupuk N 500 sampai  600 kg per hektar.
2.        Penyiraman pada saat baru tanam disiram 1-2 minggu 2 kali sampai umur 40-50 hari  setelah umur 40-50 hari 2 x per hari.
3.        Pengendalian hama penyakit tanaman biasanya dilakukan 7-10 hari sekali, jika terjadi hujan dising hari yang diikuti cuaca panas dan jika pada hari terjadi cuaca yang berembun maka segera disemprot untuk mencegah penyakit cendawan, penyemprotan insektisida dan fungisida secara bergilir jpenyemprotannya lebih sering jika ditanam pada musim hujan, 7-10 hari menjelang panen jangan disemprot untuk mengindarikan daya kerja racun.

Pengendalian Hama Penyakit
a.        Hama
Hama yang sering menyerang tanaman bawang merah antara lain :
1.         Ulat daun (Laphygma exigua) menyerang daun dengan caramemotong ujung-ujung daun.
2.         Hama bodas (hama licur) ini disebabkan oleh trips tobasi daun dari ujung tampak mongering.
3.         Pengendalian dengan menggunakan Diozinon 60 EC 1-2 CC per liter, Phosvel 300 ec 2-2,5 cc per liter. Lannate 3-6 gram per 100 liter atau 0,5-1,5 sendok makan per 10 liter , Tamaron 0,5 – 1 cc per liter, Buyrusil 25 E, Supicide 1-2 cc per liiter. Untuk Trips dan ulat laphygma 1-2 liter per hektar.

b.        Penyakit
Penyakit yang sering menyerang tanaman bawang merah antara lain :
1.         Penyakti busuk umbi (Botrytis allii dan Aspergillus niiger) Penyebab cendawan Botrhtis Allii, karena kelembaban tinggi.
2.         Penyakti mati pucuk (Phytopthora porri) ujung daun menguning putih dengan akhirnya mongering sumber pernularan pupuk kandang dan kompos.
3.         Bercak daun (Alternria poni) daun bercak berwarna soud yang konsentris. Jika keadaan terlalu banyak hujan.
4.         Trotol atau embun atau tol (perenespora destruktor) ujung daun menguning menjalar kebagian bawah kemudian berubah menjadi putih sampai pangkal batang  terjadi jika pada malam hari cuaca berembun hujan disiang hari diikuti panas (terlalu banyak hujan) merupakan penyakit yang paling banyak menyerang tanaman bawang merah.
5.         Pengendalian antracol  1-1,25 gram per liter dimulai 15 hari setelah tanam, bubur bordox, dithane M-45,2 gram/ liter.


BUDIDAYA BAWANG MERAH


Pengembangan agribisnis dan agroindustri diharapkan semakin meningkat dan maju. Jenis usaha ini benar-benar berdampak langsung pada perbaikan kehidupan sebagian besar penduduk di pedesaan.
Komoditas yang paling tepat untuk kegiatan usaha seperti di atas adalah pengusahaan hortikultura yang dalam banyak hal dapat memberikan nilai tambah yang nyata bagi kemajuan pertanian di Indonesia. Bawang merah adalah salah satu sayuran yang banyak diusahakan petani dalam berbagai sekala usaha tani, baik untuk keperluan pasar tradisional, swalayan, ekspor, bahkan untuk bahan baku industri bumbu indomi (mi instaan), bumbu sayuran  dan banyak manfaatnya bagi kehidupan sehari-hari.
Bawang merah biasa (Alium ascoonikum) paling banyak dikenal orang bentuk umbi kecil untuk umbi yang paling besar berdiameter 4 cm, dengan rasa dan aroma pedas dan merangsang karena kandungan minyak aiteris yang tinggi, bentuk daun bulat panjang berwarna hijau muda bagian daun bulat panjang berwarna hijau muda bagian dalam berrongga sehingga bila diipotong melintang berbentuk lingkaran (unifacial) bisa berbunga tapi sulit menghasilkan biji ditanam didataran rendah atau tinggi yang hawanya tidak terlalu dingin.
Bawang bombai (Alium sepal) merupakan bawang sebenarnya (bawang timur) bentuk umbi besar berdiameter 5-8 cm dan kebanyakan membulat rasa dan aroma tidak begitu pedas rasanya agak manis warna umbi ada yang merah kekuning-kuningan dan keputih-putihan bentuk daun setengah membulat warnanya hijau tua jika dipotong melintang akan menghasilkan  lingkaran sulit menghasilkan bunga cocok ditanam dipegunungan yang berhawa dingin. Umur bawang merah untuk bibit antara 70-80 hari setelah tanam, sedangkan untuk bawang merah untuk konsumsi berkisar antara 50 – 60 hari ssetelah tanam.
Bunga bawang merah majemuk 1 tangkai bunga terdiri dari banyak bunga membentuk satu karang bunga yang merupakan bunga sempurna (mempunyai alat kelamin jantan dan betina) julah benang sari 7 dengan daun bunga 7 helai warna bunga putih. Kelopak bungan hijau bergaris keputih - putihan  tangkai kerang bunga panjangnya 30 sampai 50 cm sedangkan tangkai bunga 0,2 sampai 0,6 cm. Tangkai karang bunga bentuknya meruncing dan sangat kaku.

Istilah dalam bawang merah.
1.        Bawang merah terasan yaitu bawang merah setelah penen padi rendengan.
2.        Bawang merah sadonan yaitu bawang merah setelah panen bawang merah terasan.
3.        Bawang merah kawak yaitu bawang merah yang sudah mengalami masa dormansi.

Varitas bawang merah
1.        Varitas Lampung ini merupakan yang paling banyak diusahakan oleh petani karena dengan umur yang relatif pendek yaitu 60-65 hari setelah tanam. Jumlah tunas 10 sampai 15 buah, dengan warna umbi merah tua.
2.        Varitas bawang merah Bima dengan ciri warna umbi merah tua bentuk lebih besar umur tanaman 60-65 hari setelah tanam jumlah tunas antara 5 – 10 buah.
3.        Varitas bawang merah Ustrali dengan ciri kulit merah tua berumur antara 56-70 hari setelah tanam.
4.        Varitas bawang merah Betawi dengan ciri warna merah keputih-putihan, ukuran  umbi kecil umur antara 60 hari setelah tanam.
5.        Varitas bawang merah Majakuning.
6.        Varitas bawang merah Ampena ini mempunyai ciri bahwa bawang ini  paling banyak jumlah anakannya dan peka terhadap hujan.
7.        Varitas bawang merah Sumenep dengan ciri warna merah muda kekuning-kuningan dan bergaris halus dengan aroma harum dengan umur 70-80 hari jumlah tunas 5- 8 banyak digunakan sebagai  bawang goreng.

Syarat tumbuh bawang merah
1.        Ketinggian tempat dari dataran rendah sampai 800 meter diatas permukaan laut.
2.        Suhu 30 0C dan untuk bawang bombai antara 20 0C, menghendaki intensitas cahaya matahari antara 12 sampai 14 jam per hari.
3.        PH tanah antara 6,0 sampai 6,8 , jika pH lebih dari 5,5 atau pH kurang dari 7, maka tanaman kerdil, hasil umbi rendah.

Pengolahan tanah
Diolah 3-4 minggu sebelum tanam dibuat saluran irigasi mengelilingi kebun dengan lebar 50 cm drainase lebar 40 cm dan 50 cm. Dibuat diolah, kemudian diberi pupuk  kandang dan kompos dan anorganik 2 sampai 3 hari setelah tanam kemudian tanah diratakan dengan sebilah bambu kemudian disiram. Pupuk kandang 10-15 ton per hektar TSP atau DS dan ZA 200 kg per hektar.

Penanaman (waktu tanam)
1.        Bawang merah bisa paling baik ditanam pada musim kemarau bawang Bombay diakhir musim hujuan.
2.        Jika air tersedia, dapat ditanam 2 kali pada musim kemarau, pertama segera setelah panen padi rendengan.
3.        Tanaman bawang terasan/ tetesan kedua setelah penanaman pertama disebut tanaman bawang sadonan.
4.        Jika ditanam saat berkabut dan pergantian angin kering (musim kemarau) tanaman rusak bagian  daun banyak yang patah ujung terbakar kabut cendawan.
5.        Jarak tanam 15 x 15 cm atau 15 x 20 cm (bawang biasa) terdapat 4-6 barisan dalam satu bedeng.
6.        Jarak tanam 30 x 30 cm atau 30 x 40 cm (bawang Bombay) terdapat 3-4 barisan dalam satu bedeng.
7.        Jika umbi belum cukup disimpan lama sebelum ditanam ujungnya dipotong 
8.        Bagian untuk merangsang masa istirahat agar umbi cepat tumbuh (5-7 hari bawang tumbuh).
9.        Penanaman bisa secara khusus atau tumpangsari (interplanting) dengan cabai atau tumpang gilir (relay planting).

Pemilihan bahan tanam.
Umbi yang akan dijadikan bibit harus sudah mengalami masa istirahat 2-3 bulan umbi tidak terlalu besar dan kecil cukup umur 70- 80 hari. Kebutuhan benih untuk tanam antara 800 – 1.200 kg (bawang biasa) dan 1500-2500 kg per hektar.

Pemanenan biasa dilakukan pada umur 60-80 hari setelah tanam sedangkan untuk benih berumur 70-80 hari setelah tanam. Pasca panen bawang merah segera dijemur lagi sampai daun betul-betul kering dan siap disimpan atau dijual.

Penyimpanan
Penyimpanan dilakukan dengan cara penyimpanan dalam bentuk ikatan berdiri yang perlu diperhatikan dalam penyimpanan.
1.        Suhu dan kelembaban untuk suhu ruangan antara 300 C sampai 330C dengan Rh 65-75 %
2.        Kondisi dan perawatan hasil kandungan air 80-85 %.
3.        Keadaan tuangan penyimpananharus bersih sebaiknya dinding dan alas dibuat dari kayu kering atau seng.
4.        Pengeringan dengan alat pengering buatan keuntungannya antara lain :
5.        Tidak tergantung dengan iklim
6.        Pengontrolan lebih mudah.
7.        Tidak memakan tempat yang begitu luas.
8.        Suhu dan kelembaban mudah diatur.
9.        Waktu cepat.
10.    Kualitas lebih baik.
11.    Penyemprotan tanaman dekat sebelum panen dengan natrium maleat hydrozide (MH – 40) dapat mencegah pertumbuhan umbi saat disimpan.




Kamis, 11 Juni 2015

Budidaya Buah Naga dalam Pot

Buah naga adalah salah satu type buah yang digemari oleh penduduk. Ini amat sangat berhubungan dgn khasiat buah naga itu sendiri. Buah naga amat sangat berkhasiat buat terapi penyembuhan bermacam macam penyakit seperti mencegah kanker, meningkatkan kekebalan badan, menurunkan kolesterol, dan mencegah diabetes mellitus. Dikarenakan faktor inilah, permintaan buah naga amat akbar. tiada salahnya utk coba business buah ini kalaupun tak berniat utk menjualnya, Kamu sanggup mengkonsumsinya sendiri. Bisa Jadi, Kamu mengira bahwa membudidayakan buah naga memerlukan lahan yang amat luas. Butuh Kamu tahu bahwa ketika ini Kamu pun dapat membudidayakan buah naga di rumah meski Kamu cuma mempunyai pekarangan yang mungil. sekarang ini, memelihara buah naga dalam pot jadi trend dikalangan peminat buah ini. Apabila Kamu tertarik, mari pelajari trick budidaya buah naga dalam pot berikut ini.
 
Pastinya, sebelum memelihara buah naga dalam pot ada sekian banyak elemen yang butuh Kamu siapkan.

1.        Menyiapkan Ruangan Menanam Buah Naga
Sebab Kamu mau laksanakan teknik menanam buah naga dalam pot sehingga aspek mula-mula yang mesti Kamu siapkan yakni pot yang merupakan lokasi menanam bibit buah naga. Pot yang dipakai buat alat tanan buah naga teramat flexibel. Kamu mampu memakai pot plastik, tanah liat, semen, sampai drum atau kaleng seken. Buat mengoptimalkan pertumbuhan buah naga, ada baiknya Kamu memakai pot yang terbuat dari tanah liat buat menjaga suhu tanaman ini. Pakai pot berukuran akbar kira kira 40 centimeter lantaran makin agung ukuran pot sehingga bakal makin baik biar buah naga mampu tumbuh maksimal.

2.        Menyiapkan Alat Tanam Buah Naga
Sesudah tentukan type pot yang difungsikan buat menanam buah naga, saat ini saatnya Kamu sejak mulai bercocok tanam bersama menyiapkan fasilitas tanamnya apalagi dulu. Siapkan pasir, pupuk kandang, tanah, dan kompos. Perbandingan masing-masing bahan ialah 2 : 3 : 1 : 1. Umumnya, petani meneruskan bubuk batu bata dan kapur pertanian secukupnya. Campur seluruh bahan tersebut sampai rata setelah itu siram dgn air. Biarkan campuran sarana tanam tersebut sehari semalam sebelum diperlukan buat menanam buah naga.

3.        Menyiapkan Tiang
Salah satu fungsi dari tiang tersebut ialah juga sebagai penopang supaya buah naga tak gampang roboh. Seandainya buah naga telah tumbuh akbar, tiang tersebut dapat dililit oleh akar tanaman tersebut. Bakal tambah baik apabila tiang panjatan tersebut terbuat dari besi berdiameter kira kira 8 centi meter sampai 10 senti meter. pastikan bahwa tiang tak enteng goyah. Kamu dapat memberikan kaki-kaki kepada tiang tersebut supaya kokoh dan kuat membantu akar buah naga.

4.        Menanam Bibit
Kamu mesti memperhatikan kiat tanam bibit buah naga supaya tanaman dapat tumbuh maksimal. Pasti saja bersama mendalami kiat menanam buah naga dalam pot yang benar, Kamu tak butuh menonton tanaman tersebut mati lantaran Kamu tak paham gimana trick menanamnya. Walau masihlah berupa bibit, sebaiknya pilihlah bibit yang gede. Pilihlah bibit yang batangnya berwarna hijau lanjut usia. Pastikan pun apabila bibit tersebut bebas dari penyakit. Salah satu arahan menanam bibit buah naga yakni soal ukuran bibitnya. Ukuran ideal bibit buah naga yang siap ditanam dalam pot yakni lebih kurang 30cm.

Sesudah pilih bibit yang bermutu baik, tanam terhadap kedalaman lebih kurang 10cm disekitar tiang yang telah Kamu siapkan tadi. Tak butuh menanam bibit buah naga terlampaui dalam lantaran menamannya terlampaui dalam justru tak baik bagi pertumbuhan buah naga itu sendiri. Rapikan tanah di lebih kurang bibit buah naga secara menekan tanahnya. Tidak Hanya merapikan tanahnya, menekan tanah serta berfungsi utk menguatkan batang bibit buah naga supaya tak enteng roboh. Sesudah menentukan bahwa bibit tertanam bersama sempurna, siram pot tersebut bersama air. Letakkan pot berisi bibit buah naga tersebut di daerah yang terkena sinar matahari segera. Seperti yang dijelaskan diatas, prosespenanaman buah naga dalam pot amat enteng dilakukan. Caranya tak jauh tidak serupa secara menanam tanaman terhadap biasanya. Bila Kamu merupakan salah satu penikmat buah naga, tiada salahnya cobalah menanamnya sendiri di rumah dgn sarana pot.

5.        Memelihara Bibit Buah Naga Sampai Siap Panen

Sesudah ditanam bukan berarti Kamu membiarkannya dalam pot. Pasti saja, Kamu mesti memeliharanya bersama baik biar nantinya buah naga dapat dipanen dan Kamu memang lah merasakan buah naga yang segar. Ada beberapa perihal yang butuh dilakukan saatmemelihara buah naga. Kamu mesti melaksanakan pemupukan dengan cara rutin. Apabila mengijinkan pakai pupuk alami utk mendapatkan buah naga yang memang lah menyehatkan. diluar itu, Kamu serta mesti jalankan penyiraman rutin supaya buah naga tumbuh segar dan akan di panen pas jadwal. Sesudah sekian banyak ketika, bibit buah naga dapat jadi pohon buah naga. Buat itu, Kamu serta mesti melaksanakan pemangkasan cabang. Sesekali mengecek akar dan tiang panjatan. Konsisten pastikan bahwa tanaman ini tetap kokoh dan tak roboh.Bila dipakai, ikat batang pohon bersama kawat atau tali ke tiang panjatan. Nantinya, Kamu dapat meraih buah naga merah yang segar dan nikmat dari pot Kamu sendiri.

Trick Budidaya Vertikultur


Di bawah ini ialah gambaran pengerjaan budidaya dengan cara vertikultur dengan cara umum. Adapun alat-alat yang dimanfaatkan yaitu yang merupakan berikut :
1.        gergaji/parang
2.        palu
3.        paku
4.        tang
5.        gunting
6.        cangkul
7.        sekop
8.        gembor
9.        kayu
Bahan yang difungsikan merupakan juga sebagai berikut :
1.        pralon, bambu, talang, atau papan
2.        kaso
3.        reng
4.        plastik bening
5.        pupuk kandang
6.        tanah gembur
7.        sekam, serutan, atau gergaji kayu
8.        kotak semai buat benih
Tidak Sedikit sedikitnya sarana dan bahan yang difungsikan bergantung terhadap bangunan dan model wadah yang bakal kita memilih. Ukuran panjang-pendek, tinggi-rendah, pula agung kecilnya tergantung lahan yang kita punya. Jika kita mau menciptakan,
Sebaiknya diserahkan tukang kayu, dikarenakan kebanyakan demikian menyaksikan gambar, mereka telah mampu memperkirakan ukurannya serasi bersama kemauan kita. Utk peluang kali ini, dengan cara husus bakal dijelaskan wadah tanaman dan pralon bulat bersama posisi berdiri. Wadah ini dapat diletakkan dimana saja asal kena sinar matahari. Mampu buat menanam sayur, tanaman hias maupun anggrek. Wadah ini amat sangat tepat buat lahan yang teramat terbatas dan bila pandai mengaturnya dapat jadi satu karya seni yang indah.
Di toko material biasa dipasarkan pralon batangan. Tiap-tiap batang berdiameter 4 (empat) m. Belilah pralon yang tak terlampaui tebal. Siapkan gergaji besi, penggaris atau meteran, lampu teplok, kayu bulat, dan sarung tangan. Buat mempermndah bisa pula ditambahkan cat bersama warna serasi selera.
Terhadap dasarnya seluruhnya tanaman sanggup ditanam wadah paralon. Tapi, sebaiknya perihal itu dilakukan utk tanaman yang tingginya kurang dari satu m. Buat tanaman yang tak membutuhkan tidak sedikit air dan tidak sedikit sinar matahari, sanggup ditanam di lubang atas dan butuh tidak sedikit air di sektor bawah. Contohnya di sektor atas cabai, ditengah seledri, dan bawah ginseng atau katuk.
Kita mesti juga tidak jarang meneruskan kompos atau tanah gembur di tiap-tiap lubang bila fasilitas tanahnya menyusut. Jika Kamu punyai sisa-sisa paralon seken membangun rumah, jangan sampai dibuang. Itu mampu dijadikan jadi wadah tanam yang indah dan unik.
Tidak Cuma pelaksanaan lubang pralon seperti di atas dapat pula pralon dibuat lubang bulat-bulat mungil secara dibor mengelilingi pralon. Buat model ini sebaiknya memanfaatkan alat yang ringan seperti sekam atau serutan yang telah steril.
Utk membuat sawah atau kebun mini, terkecuali pralon berdiri juga dapat memakai media talang yang dibuatkan silangan kayu utk meletakkan pralon tersebut. Kita dapat juga mencampurkan tabulampot (tanaman buah dalam pot). juga dapat membuat design pagar rumah jadi pot memanjang atau menciptakan pot-pot menempel di tembok. Kalau dana belum mencukupi buat menciptakan cor beton, kita mampu juga bercocok tanam di atas genting.
Pandai-pandailah menggunakan lahan di pekarangan / halaman kita utk beraneka tanaman produktif atau tanaman obat. Di rumah yang telah tidak ada tanah kosong sebab dipenuhi bangunan, atap kamar dan pagar rumah pun ruang diatas got mampu digunakan buat lahan pertanian. Mulai Sejak dari tanaman sayuran, tanaman obat hingga ke tanaman buah-buahan mampu dipunyai. diatas kamar, setengah lahan bakal diletakkan pralon berdiri dan talang-talang air yang dibuat bersusun utk tanaman sayuran. Setengahnya lagi diperlukan buat meletakkan tanaman buah bersama model bersusun. Semuanya dapat tumbuh subur bersamaan apabila kita telaten merawat dan memberikan kasih sayang.

Perawatan Vertikultur
Tanaman pun memerlukan perawatan, seperti halnya makhluk hidup yang lain. Tanaman memerlukan perhatian dan kasih sayang. Tidak Cuma penyiraman dilakukan tiap-tiap hari serta butuh pemupukan, dan pengendalian hama penyakit.

a.        Pemupukan
Sebaiknya pupuk yang diperlukan ialah pupuk organik contohnya pupuk kompos, pupuk kandang atau pupuk bokashi yang memanfaatkan technologi mikroorganisme 4 (EM4) atau simbal. Ir. Joko Purnomosidi dari Lembaga Pertanian DKI Jaya menyarankan supaya buah tak gampang rontok sebaiknya memakai KCL satu sendok teh atau sendok makan tergantung gede kecilnya pohon. Pemberian KCL sebaiknya tiap-tiap 5 hingga 6 bln sekali.
Di perkotaan, pupuk kandang atau kompos harganya jadi mahal. Seandainya kita ingin irit/berhemat, kita mampu membuatnya sendiri. Limbah dapur atau daun-daun kering sanggup kita manfaatkan utk pengerjaan pupuk bokashi (tonton artikel resep bokashi).
Pupuk bokashi merupakan hasil fermentasi bahan organik (jerami, sampah organik, pupuk kandang, dan lain-lain) bersama tehnologi EM yang mampu dipakai yang merupakan pupuk organik buat menyuburkan tanah dan meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman. Bokashi sanggup dibuat dalam sekian banyak hri dan sanggup serentak diperlukan yang merupakan pupuk.
Pupuk Bokashi amat sangat benguna juga sebagai sumber pupuk organik yang siap gunakan dalam ketika singkat. Bahan-bahannya serta gampang didapat dan sekaligus baik buat kebersihan lingkungan sebab menggunakan limbah pertanian atau limbah rumah tangga, seperti jerami, pupuk kandang, rumput, pupuk hijau, sekam, dan serbuk gergaji.
Jika di daerah pedesaan, rata-rata sampah atau kotoran hewan dimasukkan ke suatu lubang. Apabila lubangnya telah penuh, sampah dibakar dan sbg pupuk. Bersama catatan, pupuk buatan kotoran hewan yang bakal dimanfaatkan hendaknya telah tak berbau busuk. Dewasa ini di swalayan-swalayan tidak sedikit dipasarkan pupuk kandang yang telah kering, tak berbau, dan steril. Dewasa ini penduduk mulai sejak tidak sedikit pertimbangkan konsumsi hasil panen yang Iebih sehat kiat penanamannya, adalah yang memakai pupuk dan pengendalian hama alami. Biarpun lebih mahal masih dibeli lantaran dirasa lebih aman dimakan buat kesehatan.

b.        Pengendalian Hama
Kala ini tidak sedikit dipasarkan racun pestisida yang memanfaatkan bahan kimia. Sayuran yang penampilannya nampak kece, segar dan bersih kadang ketika malah berbahaya utk dimakan, lantaran tidak sedikit memakai pestisida kimia. lni sanggup membahayakan kesehatan. Factor yang butuh diperhatikan jika kita terpaksa memanfaatkan bahan kimia mesti memang selektif biar tanaman yang kita usahakan tak tercemar. Sebaiknya dua pekan sebelum periode panen janganlah memakai obat/racun pestisida.
Ada satu masukan dari Suku Lembaga Pertanian Jakarta Utara, yaitu Bp. Memed Achmad, ahli pengendali hama penyakit tanaman. Buat berkebun di rumah sebaiknya janganlah memakai bahan kimia. Ditekankan juga jangan sampai memakai furadan buat membunuh hama yang ada di dalam tanah. Pemakaian furadan sanggup mengurangi tingkat kesuburan tanah dan pula mencemari tanaman seputar selagi sebulan. Menjadi, sebaiknya buat tanaman sayuran tak butuh dimanfaatkan furadan.

Kelebihan dan Kekurangan Vertikultur
1.        Kelebihan system pertanian vertikultur :
a.     Efisiensi pemakaian lahan dikarenakan yang ditanam sejumlah lebih tidak sedikit di bandingkan system konvensional,
b.    Penghematan penggunaan pupuk dan pestisida,
c.     Mungkin Saja tumbuhnya rumput dan gulma lebih mungil,
d.    Akan dipindahkan dgn enteng lantaran tanaman diletakkan dalam wadah tertentu.
e.     Menopang monitoring/pemeliharaan tanaman,
f.     Adanya atap plastik memberikan keuntungan (a) mencegah kerusakan dikarenakan hujan, (b) menghemat budget penyiraman dikarenakan atap plastik mengurangi penguapan.

2.        Kekurangan Vertikultur
Tetapi dalam prakteknya system pertanian vertikultur terdapat kekurangan. Kekurangan system pertanian vertikultur :
a.     Investasi awal pass tinggi.
b.    Sistem penyiraman mesti kontinyu juga memerlukan sekian banyak peralatan penambahan, contohnya tangga sbg media bantu penyiraman, dll.
c.     memerlukan keterampilan husus
d.    hanya dapat dikembangkan kepada tanaman hortikultura
e.     rawan kepada serangan jamur, dikarenakan kelembaban hawa yang tinggi akibat tingginya komune tanaman adanya atap plastik.



Budidaya Vertikultur Alternatif di Lahan Sempit


Dengan segala kesibukan yang dihadapi warga di perkotaan yang menciptakan mereka tak pernah untuk bertani, lebih-lebih tak tersedianya lahan yang pass alias tak punyai tempat untuk bersentuhan bersama budidaya pertanian. Belum lagi tidak jarang juga kita perhatikan kepada pemukiman yang pass padat dan hemat lahan. Untuk mengatasi perihal tersebut, terdapat satu buah inovasi pertanian yang menggunakan alat tanam yang tak memakan lokasi atau lahan yang pass luas. Inovasi tersebut disebut vertikultur.
System pertanian vertikultur ialah system budidaya pertanian yang dilakukan dengan cara vertikal atau bertingkat. Sementara itu, vertikultur organik ialah budidaya tanaman dengan cara vertikal bersama memakai fasilitas fasilitas tanam, pupuk, dan pestisida yang berasal dari bahan organik non kimiawi. System vertikultur yaitu solusi atau jawaban bagi yang berminat dalam budidaya tanaman tetapi mempunyai area atau lahan yang teramat terbatas.
Vertikultur selain sekadar kebun vertikal. Tapi gagasan ini bakal merangsang seorang untuk membuat khasanah biodiversitas di pekarangan yang sempit sekalipun. Dengan struktur vertikal, bakal memudahkan costumer menciptakan dan memeliharanya. Kepada makalah ini bakal dipaparkan berkenaan budidaya vertikultur dalam pertanian dengan cara singkat dan terang.

Pengertian Vertikultur
Vertikultur bakal diartikan yang merupakan teknik budidaya tanaman dengan cara vertikal maka penanaman dilakukan dengan cara bertingkat. Teknik budidaya ini tak memerlukan lahan yang luas, bahkan sanggup dilakukan terhadap rumah yang tak mempunyai halaman sekalipun. Pemanfaatan teknik vertikultur ini mengijinkan untuk berkebun dengan memakai lokasi dengan cara efisien. Dengan Cara estetika, taman vertikultur bermanfaat juga sebagai penutup pemandangan yang tak menyenangkan atau juga sebagai latar belakang yang menyuguhkan pemandangan yang indah bersama bermacam warna. Dalam perkembangan kemudian, teknik vertikultur serta difungsikan untuk bercocok tanam di pekarangan yang sempit bahkan tak mempunyai pekarangan sedikit juga. Bercocok tanam dengan cara vertikultur sebenarnya tak tidak sama dengan bercocok tanam di kebun ataupun di ladang. Kemungkinan sekilas bercocok tanam dengan cara vertikultur tampak rumit, namun sebenarnya teramat sederhana. Tingkat kesulitannya tergantung dari model yang dimanfaatkan. Model yang sederhana, gampang diikuti dan dipraktekan. Bahkan bahan-bahan yang dipakai gampang ditemukan, maka bisa diterapkan oleh ibu-ibu rumah tangga.

Asal- Usul Vertikultur
Vertikultur berasal dari bahasa Inggris, merupakan vertical dan culture. Dengan Cara komplit, dibidang budidaya tanaman, arti vertikultur ialah satu buah teknik bercocok tanam diruang sempit dengan menggunakan sektor vertikal yang merupakan ruang bercocok tanam yang dilakukan dengan cara bertingkat. Teknik ini berawal dari konsep vertical garden yang dilontarkan oleh satu buah perusahaan benih di Swiss terhadap thn 1944. Popularitas bertanam bersama dimensi vertikal ini setelah itu berkembang pesat di negeri Eropa yang beriklim subtropis.
Di negeri subtropis terdapat keterbatasan iklim untuk bertanam di hawa terbuka atau luar lokasi, maka technologi rumah kaca berkembang dengan cara pesat. Model yang diterapkan mempunyai beraneka wujud, dari yang sederhana untuk kepentingan kebun pribadi sampai nomor wahid modis untuk keperluan produksi tanaman dengan cara komersial. Taman vertikal ini dengan cara estetika tak akan difungsikan juga sebagai pembatas pemandangan yang tak disukai, yang merupakan latar belakang yang menyuguhkan beraneka ragam warna, atau yang merupakan display atau ruang memamerkan tanaman komersil.
Tidak Cuma dibudidayakan bersama sarana tanam umum, teknik ini pun berkembang dengan mengadopsi trick pemberian hara bersamaan dengan air siraman lewat irigasi tetes (drip irigation) atau pengaliran dengan cara kontinu (hidroponik). diluar itu, bisa juga dimanfaatkan sekian banyak teknik penanaman paling baru seperti system airoponik atau system vertigo. System airoponik yaitu pengabutan unsur hara ke arah system pengakaran. System vertigo yaitu pertanian vertikal dengan menempatkan sumber unsur hara di atas dan mengalirkannya dengan system irigasi tetes melalu wadah tanam yang terintegrasi dengan cara vertikal.
Pemilihan tipe tanaman amat tergantung terhadap akbar tajuk tanaman, kepentingan sinar matahari dan wadah yang dipilih yang merupakan area penanaman. Ke3 elemen tersebut mesti diperhitungkan kalau dalam satu satuan bangunan vertikultur dibudidayakan atau diusahakan sekian banyak type tanaman sekaligus. Juga Sebagai tata cara, jikalau mau mengombinasikan sekian banyak tanaman dalam satu satuan yang sama, tanaman bertema lebar dan membutuhkan sinar matahari lebih tidak sedikit mampu diletakkan diposisi paling tinggi

Budidaya Vertikultur
Tidak Sedikit sedikitnya tanaman yang dapat kita budidayakan bergantung terhadap model wadah yang kita pakai. System vertikultur ini teramat sesuai diterapkan bagi petani atau perorangan yang memiliki lahan sempit, tetapi mau menanam tanaman sebanyak-banyaknya. Tidak Cuma tanaman sayuran, kita mampu pun menanam tanaman hias. Buat mengawali budidaya tanaman dengan cara vertikultur sebenarnya tak butuh direpotkan bersama peralatan dan bahan yang dapat menghabiskan budget yang gede, yang utama wadah yang dimanfaatkan bisa sediakan area tumbuh yang baik bagi tanaman. Tetapi terkadang kita mau akhirnya kelak tak cuma berupa panen tetapi serta keindahan tanaman yang ditanam dengan cara vertikultur dan struktur bangunan/wadah tanam tahan lama. Untuk alasan-alasan itu sehingga trick berikut ini akan digunakan.
Terdapat tiga hal yang mesti dipersiapkan dalam budidaya tanaman organik dengan cara vertikultur, adalah :
1.        Pengerjaan rak vertikultur.
2.        Penyiapan dan pemakaian pupuk organik.
3.        Penanaman dan pemeliharaan.
Terhadap tulisan ini dapat dipaparkan ke3 elemen tersebut dengan cara singkat dan terang. Untuk mengawali budidaya tanaman dengan cara vertikultur sebenarnya tak butuh direpotkan bersama peralatan dan bahan yang dapat menghabiskan anggaran yang agung, yang utama wadah yang diperlukan mampu sediakan ruangan tumbuh yang baik bagi tanaman. Tapi terkadang kita mau akhirnya kelak selain berupa panen namun pula keindahan tanaman yang ditanam dengan cara vertikultur dan struktur bangunan/ wadah tanam tahan lama.

Tipe Tanaman yang dapat ditanam dengan Vertikultur
Kategori tanaman yang mampu ditanam dengan system ini teramat tidak sedikit, contohnya
1.        tanaman sayur semusim (sawi,selada, kubis, wortel, tomat, terong, cabai dan lain-lainnya),
2.        tanaman bunga seperti anggrek, mawar, melati, azalea, kembang sepatu, dll; dan
3.        tanaman obat-obatan yang sekulen.
Untuk tanaman yang memerlukan tidak sedikit sinar matahari, seperti cabai, tomat, terong, dan sawi hendaknya diletakkan di posisi bidang atas. Sedangkan tanaman ginseng, kangkung, dan seledri mampu di bidang tengah atau bawah. System vertikultur ini amat sangat sesuai diterapkan bagi petani atau perorangan yang memiliki lahan sempit, tapi mau menanam tanaman sebanyak-banyaknya. Tidak Cuma tanaman sayuran, kita sanggup pun menanam tanaman hias. Sebab wadah yang dimanfaatkan sbg vertikultur mungil maka tanaman yang bakal di tanam dalam vertikultur yaitu cuma tanaman musiman.