Selamat datang di Blog Hama dan Penyakit Tanaman, semoga bermanfaat.

Jumat, 05 Oktober 2012

KENTANG (Solanum tuberosum L.) 3


BENIH  TANAMAN  : TANAMAN ATAU BAGIANNYA YANG DIGUNAKAN UNTUK MEMPERBANYAK DAN ATAU MENGEMBANGBIAKKAN TANAMAN.
(UU RI N0. 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman Pasal 1 ayat 4)

Persiapan benih adalah menyiapkan benih bermutu dari varietas unggul.
Tujuannya menjamin benih yang ditanam jelas varietasnya, memiliki tingkat keseragaman yang tinggi, berproduksi tinggi dan sehat.

Syarat Benih Perbanyakan Tanaman Kentang (Konsumsi):
1.        Benih Sebar (G4/ES),
2.        Bersertifikat dan berlabel biru ukuran medium (30 - 45 gr) yang sudah tumbuh tunas 1-2 cm atau siap tanam dari penangkar yang diawasi dan dibina oleh Pemerintah seperti BPSBTPH.
3.        Benih sehat, tidak cacat, dan bentuk normal
4.        Penyimpanan benih di gudang tergantung varietas secara umum berkisar 3-6 bulan
5.        Memiliki tunas yang kuat dan seragam

Kualitas Benih Kentang
1.        Kesehatan benih
2.        Physiologi benih (umur dormansi)
3.        Fisik benih (ukuran, berat, bentuk)
4.        Pengelolaan benih (cara panen, seleksi)

Istilah-istilah pada Benih Kentang
UKURAN BENIH
KLASIFIKASI BENIH
1.  < 10 g  =  SS
1. BENIH INTI (BREEDER SEED=BS)
2.  10 g  -  30 g  =  S
2. BENIH DASAR (FOUNDATION SEED=FS)
3.  30 g  -  45 g  =  M
3.  BENIH POKOK (STOCK SEED=SS)
4.  45 g - 120 g  =  L
4. BENIH SEBAR (EXTENSION SEED=ES)
5.  > 120 g  =  LL 
KET: BS (G0-G1), FS (G1-G2), SS (G2-G3), ES (G3-G4).

Klasifikasi Benih Kentang

Perbanyakan Benih Penjenis



Sumber : BBPP Lembang

KENTANG (Solanum tuberosum L.)


VARIETAS KENTANG

Tahun
Jumlah
Nama
1980
2
Cipanas, Cosima
2000
2
Atlantic M dan Merbabu-17
2002
2
Amudra dan Manohara
2004
6
Tenggo, Balsa, Repita, Krespo, Fries dan Erika
2007
2
Margahayu dan Kikondo
2009
3
Ping 06, GM05, GM08
2011
3
Andina. Kastanum, Vernei

1.        Varietas Cipanas
·      Umur:95-105 hari
·      Hasil 13-34 ton/ha dan rata-rata potensinya 24,9 ton/ha.
·      Tinggi batang 50-56 cm, berwarna hijau tua, memiliki penampang berbentuk segi lima dan bersayap lurus.
·      Daunnya berbentuk oval, berwarna hijau tua dengan urat utama hijau muda dan permukaan daun berbulu.
·      Jumlah tandan bunga 3-7 buah, putiknya putih dan benang sari berwarna kuning.
·      Umbi berkulit putih, mata umbi dangkal dan permukaannya rata. Daging umbi berwarna kuning dan kualitasnya sangat baik.
·      Tahan terhadap penyakit busuk daun Pytophthora infestans, tapi agak peka terhadap nematoda Melodogyne sp layu bakteri Pseudomonas solanacearum.

KENTANG (Solanum tuberosum L.)


PERSIAPAN BENIH KENTANG

1.    Kentang merupakan salah satu pangan utama dunia setelah padi, gandum, dan jagung.
2.    Kentang (Solanum tuberosum L.) adalah salah satu komoditas sayuran hortikultura yang menjadi andalan para petani di Indonesia, karena selain bernilai ekonomi tinggi dan stabil, juga sebagai sumber karbohidrat yang cukup tinggi, dan dapat dikonsumsi  sebagai pengganti makanan pokok beras dan jagung, dalam usaha meningkatkan diversifikasi makanan pokok.
3.    Namun dalam usaha meningkatkan produktivitasnya yang menjadi kendala utama bagi para petani kentang adalah ketersediaan benih yang berkualitas masih terbatas di pasaran produsen benih (penangkar benih) sehingga sangat mempengaruhi pengembangan dalam budidayanya. (Wattimena, 2000)
4.    Perbanyakan benih kentang dapat dilakukan dengan  cara:
a.     Generatif (benih dan biji)
b.     Vegetatif (setek mikro, setek mini, umbi mikro dan umbi mini)
5.    Teknologi perbanyakan benih kentang:
a.     Kultur Jaringan
b.     Setek Pucuk
c.     Aeroponik

Sumber : BBPP Lembang

Sabtu, 22 September 2012

TUNGRO


Tulisan ini hanya merepost tulisan dari sumbernya, yaitu Balitbang Tanaman Padi. Dan meskipun demikian mungkin tulisan ini dapat membantu atau menambah pengetahuan pembaca semuanya.

1.        Biologi dan Ekologi
Infeksi virus tungro menyebabkan tanaman kerdil, daun muda berwarna kuning dari ujung daun, daun yang kuning nampak sedikit melintir dan jumlah anakan lebih sedikit dari tanaman sehat.  Secara umum hamparan tanaman padi terlihat berwarna kuning dan tinggi tanaman tidak merata, terlihat spot-spot tanaman kerdil.
Penyakit tungro disebabkan oleh dua jenis virus yaitu virus bentuk batang (RTBV: rice tungro bacilliform virus) dan bentuk bulat (RTSV : rice tungro sperical virus)  yang hanya dapat ditularkan oleh wereng, terutama yang paling efisien adalah spesies wereng hijau Nephotettix virescens Distant.  Wereng hijau dapat mengambil kedua virus tersebut dari singgang, bibit voluntir (ceceran gabah saat panen yang tumbuh), teki, dan eceng.
Kehilangan hasil akan tinggi bahkan bisa tidak menghasilkan sama sekali bila kedua virus menginfeksi tanaman peka dan terjadi pada saat awal fase vegetatif tanaman.  Kehilangan hasil terjadi karena jumlah anakan sedikit dan terganggunya fotosintesa akibat daun berwarna kuning klorofilnya kurang sehingga pengisian gabah tidah sempurna. Virus bulat dari segi penyebaran tungro sangat penting karena virus batang hanya dapat disebarkan oleh wereng hijau apabila wereng hijau telah memperoleh virus bulat. Virus bulat biasanya ditemukan menginfeksi terlebih dahulu pada tanaman maupun pada wereng hijau.